IDEOLOGI PENERJEMAHAN WORDPLAY DALAM ALICE'S ADVENTURES IN WONDERLAND KE DALAM BAHASA INDONESIA

Eko Setyo Humanika

Abstract


Penelitian ini mengkaji ideologi penerjemahan permainan kata (wordplay) dalam cerita anak Alices Adventures in Wonderland ke dalam bahasa Indonesia oleh tiga penerjemah. Karena ideologi penerjemahan bisa dilacak dari teknik penerjemahan, penelitian ini juga bertujuan untuk (1) menganalisis teknik penerjemahan wordplay dalam Alices Adventures in Wonderland ke dalam bahasa Indonesia dan (2) menganalisis ideologi yang mendasari pengambilam keputusan oleh para penerjemah. Kajian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif nonhipotesis. Strategi yang digunakan ialah embedded case study. Sampel dalam penelitian dicuplik secara purposif. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara mendalam dan kajian dokumen. Teknik triangulasi sumber dan triangulasi metode digunakan untuk menjamin validitas data. Untuk menganalisis data, digunakan model analisis interaktif dari Miles dan Huberman. Penelitian ini menghasilkan dua temuan. Pertama, terdapatnya lima teknik penerjemahan wordplay yang diaplikasikan oleh penerjemah: literal (71 %), wordplay-wordplay translation (18 %), kompensasi (6 %), editorial technique (2,5 %), dan penghilangan (2,5 %). Kedua, proses pengambilan keputusan oleh para penerjemah lazimnya lebih didominasi oleh ideologi foreignizing.

This research aims at exploring the ideology of the English-Indonesian translation of wordplays in Alice's Adventures in Wonderland conducted by three translators. Since translation ideology can be reflected in the techniques of the translation, the specific objectives of this research are (1) to analyze the techniques of transferring the wordplays in Alice's from English to lndonesian, and (2) to analyze the ideology of the trsnslation of the wordplays in question. This is a non-hypothetical descriptive qualitative research. The strategy used is an embedded case study. The samples of the research are drawn purposively, and the data are collected in such techniques as content analysis and in-depth interuiewing. Data and method triangulation are used to confirm data validity of this study. To analyze the data, this research applies Miles and Huberman's interactive analysis model. This research bears two findings: (1) in the translating of the wordplays the translators applied five techniques, i.e.literal translation (71%), wordplay-wordplay translation (18%), compensation (6%), editorial technique (2.5%), and deletion (2.5), and (2) the domination of the foreignizing ideology in the process of decision making in the translation.

Keywords


ideologi; wordplay; teknik; children's literature; foreignizing; domesticating

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.26499/wdprw.v39i2.34

Article Metrics

Abstract view : 162 times
PDF - 427 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

Indexed by