ASPEK-ASPEK SOSIAL NOVEL RANTAU 1 MUARA KARYA AHMAD FUADI

Rahmat Gunawan, Suyitno Suyitno, Slamet Supriyadi

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan bentuk aspek-aspek sosial dalam novel Rantau 1 Muara karya Ahmad Fuadi. Novel ini mengisahkan tentang nilai perjuangan, nilai moral, cinta kasih, kekerabatan, tanggung jawab, dan pandangan hidup. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan menggunakan kajian sosiologi sastra. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak catat, dan studi pustaka. Novel tersebut dianalisis dan diiterpretasikan berdasarkan teori yang ada, kemudian di deskripsikan sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil analisis data, diketahui ada empat bentuk aspek sosial, yaitu: aspek cinta kasih, aspek kekerabatan, aspek ekonomi dan aspek moral.

Keywords


sastra, novel, aspek sosial

Full Text:

PDF

References


Barnwell, A. (2015). Enduring Divisions: Critique, Method, and Questions of Value in the Sociology of Literature. Cultural Sociology. 9(4) 550–-566.

Carlin Andrew P. (2010). The Corpus Status of Literature in Teaching Sociology: Novels as “Sociological Reconstruction”. The American Sociologist 41(3):211--231.

Creswel, J. W. (2012). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: PT Pustaka Pelajar.

Damono, S. D. (1979). Sosiologi Sastra Subuah Pengantar Ringkas. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan Kebudayaan

Depdiknas. (2003). Kurikulum 2004 Standar Kompetensi Sekolah Dasar. Jakarta: Depdiknas.

Doda, M.A. Zerihun. (2005). Introduction to Sociology. USAID From The american People.

Eagleton, T. (2005). Literary Theory An Introduction. Australia: Blackwell Publishing.

Endraswara. (2003). Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Widyaratama.

Faruk. (2010). Pengantar Sosiologi Sastra dari Strukturalisme Genetik sampai Postmodernisme. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Finklestain, J. (2004). The Novel of Our Times : Reading The Social in Bret Easton Ellis. Studies in Symbolic Interaction, Vol. 27, hlm. 303--321.

Fuadi, A. (2013). Rantau 1 Muara. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama Gramedia Widiasarana Indonesia.

Griswold, W. (1992). The writing on the mud wall: Nigerian novels and the imaginary village. American Sociological Review, 57, 709--724.

Nurgiyantoro, B. (2010). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Pradopo, R. D. (2013). Beberapa Teori Sastra, Metode Kritis, dan Penerapannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ratna, N. K. (2003). Teori Metode dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Sayuti, Suminto A. (2000). Berkenalan Dengan Prosa Fiksi. Yogyakarta. Gema Media.

Sherdian, V. P. (2011). Redeming Sociology a God-Centered Approach. America: Crossway.

Semi, Atar. 1993. Metode Penelitian Sastra. Bandung: Angkasa.

Soekanto, S. 1990. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta : PT Raja Grafindo.

Stanton, Robert. (2007). Teori Fiksi. Yogyakarta. Penerbit Pustaka pelajar.

Stolley. S. Kathy. (2005). The Basic of Sociology. London. Greenwood Press.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualititatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Waluyo, Herman J. 1992. Pengkajian Sastra Rekaan. Salatiga: Widyasari Press.

Welek, R. & Waren, A. (1995). Teori Kesastraan. Diterjemahkan oleh Melani Budianta. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.




DOI: https://doi.org/10.26499/wdprw.v47i1.189

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

Indexed by